Bukit Batas Raja Ampatnya Kalimantan Selatan

Bukit Batas



Bukit Batas adalah salah satu objek wisata favorit di Kalimantan Selatan yang merupakan bagian dari Desa Tiwingan Baru Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Kawasan ini menawarkan keindahan pemandangan pulau-pulau kecil yang ada pada Waduk Riam Kanan.



                                (Foto : Spot Icon Foto Terbaik di Bukit Batas)


Untuk dapat mencapai lokasi, dari Martapura berjarak tempuh sekitar 30 km. Kemudian menaiki perahu mesin (Klotok) 30 menit dari Dermaga/Pelabuhan Aranio sampai di Kaki Bukit Batas, dilanjutkan dengan berjalan kaki dari Kaki Bukit Batas sampai ke Puncak Bukit Batas 60 menit.Carter klotok/kapal motor menuju Bukit Batas dibutuhkan biaya sekitar Rp. 400.000, harga tersebut memang sudah kesepakatan bersama komunitas pemilik klotok disana karna setiap pemilik harus membayar berbagai kontribusi juga. 



                            ( Foto : Pulau Pinus, sebelum naik ke bukit batas)



Jika ingin menginap di Bukit Batas pengunjung bisa berangkat dari siang hari biasanya di akhir pekan dipenuhi wisatawan yang menginap di puncak untuk menikmati sunset dan sunrise. Dari Pelabuhan Aranio klotok akan membawa kamu membelah Danau yang indah menuju Desa Tiwingan baru, sampai di pelabuhan Pulau Pinus naik dan nikmati dulu pohon-pohon pinus. Kemudian menyeberangi jembatan, berjalan menuju rumah ketua RT untuk lapor dan bayar karcis Rp. 5.000. Perjalanan menuju Puncak cuma sekitar 3 km, tetapi karena menanjak itu yang membuatnya terasa jauh. Kalau tidak kuat jalan kaki, bisa naik ojek keatas (harga nego), atau pencinta sepeda yang suka tantangan bisa membawa sepeda pribadi.



       (Foto : Jembatan Penghubung Ke Pulau Seberang Menuju Ke Bukit Batas)


Saya kemarin beserta teman teman dari kota banjarmasin kira kira sekitaran kurang lebih 2 jam perjalanan ke dermaga riam kanan, dan naik kelotok sekitaran 30 menit. kelotok adalah perahu bermotor kalau di banjarmasin di kalimantan selatan disebut kelotok, biayanya sekitaran 300-350rb rupiah muat 15 orang.

Di perjalanan kami melewati tambak tambak ikan penduduk, PLTA Riam Kanan, Bukit Bukit hijau yang berupa pulau pulau kecil pokoknya asik deh nga rugi kalau jalan jalan naik kelotok ke sini tapi tetap hati hati yang gaess soalnya air disini cukup dalam, biasanya banyak juga para pemancing ke sini.

Sesampainya di Pulau Pinus, kita dapat menyaksikan rimbunya pohon pohon pinus pokoknya keren buat foto-foto instagram deh dijamin. setelah melewati hutan pinus kita harus menyeberang lagi melalui jembatan arah ke desa, nah sekarang kita menuju gerbang buat tracking ke bukit batas jangan lupa siapkan tenaga exstra ya gaess soalnya jalanya lumayan jauh dan menanjak tapi tenang gaess sepanjang perjalanan kita disajikan alam yang begitu asri, kalau kita beruntung kita bisa ketemu monyet liar di atas, tapi aman ko monyet monyet tersebut tidak menggangu. 

Pemandangan dari atas Bukit Batas ini sekilas mengingatkan kami dengan pemandangan di Raja Ampat. Meskipun tak seindah pemandangan Pulau Wayag di Raja Ampat sih, tapi banyak pengunjung yang menyebut gugusan pulau kecil di Waduk Riam Kanan yang terlihat dari atas Bukit Batas ini bagaikan Raja Ampat.



                                    cekrek..cekrek bersama teman-teman



                                nikmati permandangan dulu gaesss..cekrekkkk



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Air Terjun Putri, Mandiangin Tahura Sultan Adam

  “Air terjun di  Tahura Sultan Adam  Mandiangin memiliki 3 tempat, yakni air terjun Mandin Putri. Air terjun ini mempunyai ketinggian sekit...